7 Profesi Vital Di Indonesia Namun Memiliki Gaji Kecil Tahun 2017

7 Profesi Vital Di Indonesia Namun Memiliki Gaji Kecil Tahun 2017

Setiap pekerjaan memiliki ‘harganya’ masing-masing. Upah yang diterima biasanya didasarkan pada tingkat kesulitan dan jenjang jabatan dalam sebuah instansi. Lalu adakah pekerjaan penting dengan tingkat kesulitan tinggi yang bergaji kecil? Pasti ada.

Berikut adalah jenis-jenis pekerjaan penting yang bergaji kecil di Indonesia tahun 2017. Jenis pekerjaan yang akan dijabarkan berikut merupakan pekerjaan yang berkaitan dengan kepentingan publik.

1. Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Gaji bulanan: Rp 1.488.500

Menjadi PNS mungkin masih menjadi cita-cita utama sebagian besar pemuda Indonesia. Hal ini karena PNS mendapatkan jaminan pensiun dan tunjangan dari pemerintah. Namun sudah diketahui pula bahwa gaji PNS termasuk yang terkecil di Indonesia. Pada awal masuk, PNS biasanya hanya mendapatkan Upah Minimum Regional (UMR).

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketujuh Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 yang memuat tentang gaji pegawai negeri sipil naik sebesar 6%. Sesuai dengan ketentuan ini, gaji pokok PNS terendah adalah Rp 1.488.500 per bulan. Sedangkan gaji pokok PNS yang tertinggi adalah Rp 5.620.300 per bulan.

Hanya saja PNS memang mendapatkan beberapa jenis tunjangan yang diberikan pada beberapa momen berbeda. Jenis tunjangan atau bonus yang diterima oleh PNS adalah tunjangan kesehatan, tunjangan pensiun, gaji ke-13, dan untuk PNS yang bertugas jauh dari Ibu Kota, seperti area Timur Indonesia, ada tunjangan kemahalan. Tunjangan kemahalan ini diberikan untuk mengimbangi harga barang dan jasa di beberapa daerah yang bisa mencapai tiga kali lipat dari harga-harga di Ibu Kota dan pulau Jawa.

Padahal jika dilihat dari fungsinya, PNS seringkali mengurusi hal-hal yang berhubungan langsung dengan kebutuhan publik. Seperti dalam pengurusan identitas kependudukan, akta kelahiran, atau layanan masyarakat seperti yang dilakukan pegawai departemen sosial. Tentunya setiap departemen atau dinas memiliki peran yang berbeda. Namun dilihat dari fungsinya, PNS di Indonesia memang bergaji rendah.

2. Perawat Lansia

Gaji bulanan: Rp 2.000.000

Sebagaimana asisten rumah tangga, perawat untuk lansia juga bisa dimiliki oleh keluarga kelas menengah di Indonesia. Hal ini dikarenakan gaji mereka tidaklah mahal. Rata-rata gaji perawat lansia di Indonesia adalah sekitar Rp 2 juta per bulan.

Padahal jika diamati pekerjaan ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Merawat lansia membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Oleh karenanya, di luar Indonesia, profesi ini digaji tinggi yaitu sekitar Rp 100.000 per jam.

3. Tukang sampah

Gaji bulanan: Rp 2.000.000

Profesi sebagai pengangkut sampah bukanlah profesi yang dihargai dengan upah yang tinggi. Di Indonesia, profesi sebagai petugas kebersihan, terutama tukang sampah, memiliki gaji yang kecil. Bahkan, gaji mereka tidak sampai Rp 2 juta/bulan. Kemudian di tahun 2015, Pemerintah Daerah Jakarta menaikkan upah minimum para tukang angkut sampah ini menjadi Rp 3,1 juta.

Jika dilihat dari fungsinya, tukang sampah ini memiliki dampak langsung pada kepentingan publik untuk kebersihan dan kesehatan. Oleh karenanya, profesi ini sebenarnya profesi yang penting namun mendapatkan upah rendah.

4. Perawat

Gaji bulanan: Rp 1.500.000

Kira-kira berapa rupiah kah perawat digaji di Indonesia?

Profesi yang memegang peranan vital dalam dunia kesehatan ini memiliki gaji Rp 1,5 juta sampai Rp 2,5 juta per bulan. Jika dilihat dari beban kerja dan pendidikan yang harus ditempuh untuk menjadi perawat, angka ini memang sangat kecil.

Tugas seorang perawat pun tidak mudah. Di rumah sakit maupun Puskesmas, kita bisa melihat bahwa sebagian besar tindakan dilakukan oleh para perawat. Baik itu tindakan pertolongan pertama maupun saat dalam masa perawatan.

Namun mereka yang memang menyukai pekerjaan ini memang tidak sedikit jumlahnya. Oleh karena itu, walaupun diketahui bahwa ini bukan profesi dengan gaji yang besar, masih tetap banyak orang yang ingin menjadi perawat.

5. Jurnalis/Wartawan

Gaji bulanan: Rp 2.2000.000

Bukan rahasia umum lagi kalau profesi sebagai jurnalis tidak akan membuat seseorang bisa hidup mewah. Di Indonesia, gaji seorang jurnalis terbilang sangat kecil jika dibandingkan dengan beban kerja dan risikonya. Para jurnalis yang bertugas di kota kecil, gaji mereka berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 2.200.000. Untuk kisaran gaji para jurnalis di Jakarta adalah Rp 4 juta sampai Rp 5 juta.

Pekerjaan ini memang hanya bisa digeluti jika Anda memiliki passion dibidang jurnalistik dengan kemampuan menulis atau fotografi yang mumpuni. Karena telah ditetapkan dalam kode etik jurnalistik bahwa para jurnalis dilarang menerima pemberian apapun dari narasumbernya. Artinya, mereka memang hidup dari gaji dan fasilitas yang disediakan oleh kantornya.

Beban kerja mereka juga berat, karena jam kerja yang panjang dan bahkan mengancam keselamatan. Perannya juga berhubungan langsung dengan masyarakat luas. Mereka harus mau ditugaskan ke mana saja bahkan ke daerah konflik. Apa yang mereka sajikan pun berdampak pada sikap dan reaksi masyarakat terhadap peristiwa apapun. Oleh karenanya, wajar jika imbalan untuk para jurnalis ini tidak sepadan dengan kerja kerasnya.

6. Guru

Gaji bulanan: Rp 2.300.000

Satu lagi profesi vital yang mendapatkan imbalan kecil untuk kerja kerasnya, guru. Gaji guru ini didasarkan pada jenjang pendidikan tempat mereka bekerja. Guru Taman Kanak-Kanak (TK) berkisar di angka Rp 2.300.000, sedangkan untuk tingkatan Sekola Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) gajinya berkisar di angka Rp 2.530.000.

Tentunya tiap daerah memiliki kisaran gaji yang berbeda untuk guru. Guru yang bekerja di kota-kota kecil kisaran gajinya, biasanya, tidak menembus angka Rp 3 juta. Juga para guru honorer yang menunggu diangkat menjadi guru tetap, gajinya berada di kisarang Rp 1 juta sampa Rp 2 juta. Namun di sekolah swasta yang bertaraf internasional, atau biaya pendidikannya mahal, gaji guru bisa mencapai lebih dari Rp 7 juta. Contohnya Putra Sampoerna Foundation yang menggaji gurunya sebesar Rp 7,5 juta.

Tidak mengherankan jika banyak guru akhirnya mengambil pekerjaan sampingan sebagai guru privat untuk mencukupi kebutuhannya.

7. Dokter

Gaji bulanan: Rp 6.674.000

Percaya tidak kalau gaji dokter sebenarnya kecil. Apalagi dokter yang bekerja untuk Rumah Sakit Umum milik pemerintah. Rata-rata gaji untuk dokter umum adalah Rp 6.674.000 per bulannya. Namun adapula yang bergaji Rp 8 juta per bulannya tergantung dari pengalamannya. Seorang dokter dapat meningkatkan penghasilannya jika ia mengambil pendidikan lanjutan untuk menjadi spesialis atau internis.

Kalau dilihat dari tingkat kesulitan dan proses pendidikan untuk menjadi dokter yang tidak mudah, angka ini memang tidak sepadan. Apalagi dalam beberapa kasus, mereka juga harus mau melakukan jaga malam atau dipanggil kapan saja.

Itulah sebabnya, ada anekdot yang mengatakan bahwa “dokter dan bisnis tidak bisa disatukan”. Tentunya kalau seorang dokter mau menggunakan gelarnya sebagai peluang bisnis, biasanya ia akan menjadi brand ambassador untuk produk kesehatan.

Setelah melihat profesi penting yang dibayar dengan gaji kecil seperti di atas, diharapkan kita memiliki rasa hormat yang lebih pada mereka atas dedikasinya. Tentunya dengan perubahan kebijakan mengenai upah minimum, yang pastinya akan ada di waktu-waktu mendatang, kita berharap pemerintah dapat memberikan imbalan yang sepadan dengan fungsi dan beban kerja mereka.

Anda juga bisa melihat profesi penting dengan gaji kecil di tahun 2015.

Komentar