Kapan Sebaiknya Anda Mengajukan Permohonan Kartu Kredit Pertama?

Kapan Sebaiknya Anda Mengajukan Permohonan Kartu Kredit Pertama?

Saat ini memiliki kartu kredit bisa dikatakan merupakan hal yang penting. Hal ini dikarenakan banyak keperluan bisa didapatkan dengan mudah menggunakan fasilitas ini. Tidak mengherankan jika memiliki kartu kredit menjadi prioritas saat seseorang sudah mendapatkan pekerjaan.

Namun untuk mendapatkan kartu kredit, Anda harus mengetahui kapan saat yang tepat untuk mengajukan permohonannya. Bukan hanya masalah diterima atau tidak diterimanya pengajuan Anda. Lebih dari itu, jika Anda mengajukan kartu kredit di saat yang tidak tepat, bisa-bisa tagihan kartu kredit akan membahayakan kondisi keuangan Anda. Terutama dari segi kredibilitas kredit Anda di sistem bank.

Berikut ulasan yang penting untuk disimak jika Anda berniat mengajukan kartu kredit untuk pertama kali.

Kapan saat yang tepat untuk apply kartu kredit pertama

Sebelum memutuskan untuk mengajukan kartu kredit pertama Anda, pastikan Anda memang berada pada saat dan kondisi yang tepat untuk memiliki kartu kredit. Perhatikan empat poin berikut ini sebelum Anda memutuskan untuk memiliki kartu kredit.

1. Usia 21 belum tentu saat yang tepat

Adapun usia minimal untuk pemegang kartu utama adalah 21 tahun. Namun pada usia ini biasanya seseorang baru mendapatkan pekerjaan tetap pertamanya. Namun apakah ini merupakan masa yang tepat untuk mengajukan kartu kredit? Jawabannya adalah belum tentu. Hal ini mengingat dalam proses pengajuan kartu kredit pihak bank akan mengecek latar belakang keuangan Anda juga.

Oleh karenanya, daripada terburu-buru mengajukan kartu kredit sebaiknya tunggu dulu sampai Anda memang siap secara mental dan finansial. Apalagi di usia muda keinginan yang bersifat impulsif seperti membeli barang baru atau nongkrong di tempat mahal. Memiliki kartu kredit hanya akan memperburuk kondisi keuangan jika Anda belum siap.

2. Memiliki sumber penghasilan yang pasti

Memiliki sumber penghasilan pasti merupakan salah satu faktor penting dalam pengajuan kartu kredit. Jika Anda tidak memiliki penghasilan yang pasti kemungkinan besar pengajuan kartu kredit Anda akan ditolak.

Bagi Anda yang mendapatkan penghasilan sebagai karyawan, harus melampirkan slip gaji selama 2 sampai 3 bulan. Selain itu, minimal penghasilan Anda haruslah Rp 36 juta setahun atau Rp 3 juta per bulan. Namun jika masih dalam tahap uji coba di perusahaan tempat Anda bekerja, maka jangan terburu-buru untuk mengajukan permohonan kartu kredit. Tunggulah hingga 6 bulan atau setahun bekerja baru ajukan kartu kredit. Dimana pada periode ini, Anda sudah memiliki aliran penghasilan yang pasti.

Lebih aman lagi jika penghasilan Anda di atas minimal penghasilan yang disyaratkan oleh bank. Misalnya pihak bank menyatakan minimal penghasilan adalah Rp 3 juta per bulan, maka ajukanlah kartu kredit saat penghasilan Anda minimal Rp 3.600.000 atau Rp 4 juta per bulan. Dengan demikian kemungkinan untuk disetujuinya pengajuan Anda jadi lebih besar.

Sedangkan jika Anda bukan karyawan, maka catatan tabungan Anda selama 3 bulan akan menjadi bukti bahwa Anda memiliki penghasilan yang pasti.

3. Memiliki saldo yang stabil

Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, bahwa pihak bank akan meminta catatan tabungan Anda selama 3 bulan. Oleh karenanya, penting untuk menjaga alur keuangan dalam tabungan Anda untuk tetap stabil.

Kondisi saldo yang stabil ini akan meningkatkan kredibilitas keuangan Anda, sehingga kemungkinan disetujuinya pengajuan Anda akan semakin besar. Jadi, jangan ajukan kartu kredit saat saldo di tabungan Anda minim atau kondisi keuangan yang belum stabil.

4. Apakah Anda benar-benar membutuhkan kartu kredit?

Kartu kredit memang merupakan alat pembayaran yang bisa membantu, namun Anda juga harus memahami apakah Anda benar-benar membutuhkan kartu kredit.

Bagi Anda yang memiliki hobi seperti olahraga pemilikan kartu kredit bisa membantu Anda untuk memiliki keanggotaan di klub kebugaran. Sedangkan bagi Anda yang suka jalan-jalan, membeli tiket pesawat dengan kartu kredit bisa jadi lebih praktis, disamping banyak promo yang disediakan penerbit kartu kredit untuk pembelian tiket pesawat.

Jika Anda mengajukan kartu kredit hanya untuk sekedar belanja, risikonya adalah Anda makin boros dalam berbelanja karena metode pembayaran yang praktis dan bisa dibayar nanti.

Jadi sebelum Anda mengajukan permohonan kartu kredit, pastikan dulu apakah Anda membutuhkannya? Karena tidak hanya praktis, pemilikan kartu kredit juga mengharuskan Anda untuk disiplin dalam membayar tagihan untuk menghindari catatan keuangan yang buruk di sistem Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tips saat apply kartu kredit pertama

belanja online dengan kartu kredit

Selain mengajukan permohonan kartu kredit pada saat yang tepat, ada baiknya Anda juga memperhatikan beberapa tips ini agar pemilikan kartu kredit nantinya tidak menjadi beban.

1. Memilih limit yang sesuai kemampuan

Penting bagi Anda untuk mengajukan kartu kredit dengan limit yang sesuai dengan kemampuan. Walaupun pihak marketing biasanya menawarkan kartu kredit dengan limit yang lebih besar dari penghasilan Anda, namun perlu diingat apakah Anda memang membutuhkan limit yang besar.

Trik yang paling aman adalah jangan sampai limit kartu kredit lebih besar daripada penghasilan Anda. Misalnya penghasilan Anda adalah Rp 4 juta, maka ajukanlah kartu kredit dengan limit Rp 4 juta. Dengan demikian, Anda tidak akan kesulitan dipaksa untuk tidak menggunakan kartu kredit di luar kebutuhan.

2. Jenis kartu “secured

Pada dasarnya jenis kartu kredit ada dua, yaitu kartu kredit biasa dan “secured”. Pada kartu kredit “secured” ada sejumlah uang di bank penerbit yang dijadikan deposito. Sehingga jika nasabah tidak dapat membayar tagihan, bank memiliki jaminan yang bisa digunakan.

Kartu kredit ini lebih aman karena Anda tidak perlu dikejar-kejar oleh pihak debt collector jika tidak bisa membayar tagihan. Selain itu, risiko catatan keuangan yang jelek pada sistem Bank Indonesia dan OJK juga bisa dihindari.

3. Ajukan kartu kredit di bank tepat

Pilihan bank pertama untuk mengajukan kertu kredit Anda adalah bank yang bekerjasama dengan kantor untuk membayar payroll gaji. Keuntungan dari memilih bank yang digunakan pihak kantor untuk membayar payroll gaji Anda adalah kemudahan dalam melihat riwayat keuangan Anda. Sehingga proses approval juga lebih cepat, serta nantinya Anda cukup menggunakan satu akun rekening untuk membayar tagihan kartu kredit.

Pilihan kedua adalah bank dengan tingkat approval yang tinggi. Terutama bagi nasabah yang mengajukan kartu kredit pertama dengan menggunakan slip gaji.

Untuk pilihan kedua ini perlu diingat bahwa walaupun bank yang dipilih berbeda dengan bank yang digunakan untuk tabungan Anda, kondisi saldo dan perputaran keuangan di tabungan Anda haruslah tetap stabil. Hal ini karena mereka tetap akan mengecek kondisi keuangan Anda.

4. Lengkapi dokumen yang dibutuhkan

Tentunya pihak bank akan menolak permohonan kartu kredit Anda jika dokumen yang dibutuhkan tidak lengkap. Oleh karenanya pastikan Anda, minimal, memiliki kelengkapan berikut ini:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  3. Slip gaji
  4. Fotokopi buku tabungan tiga bulan terakhir

Selain empat dokumen tersebut, Anda juga harus menyiapkan kelengkapan lain berupa emergency contact (keluarga yang tidak serumah) untuk keperluan pemeriksaan.

Pastikan juga Anda mengisi semua informasi yang dibutuhkan dengan benar. Mintalah petugas bank untuk mengecek formulir setelah Anda mengisinya.

5. Memberitahu keluarga atau kerabat mengenai pengajuan kartu kredit

Salah satu penyebab utama dari ditolaknya pengajuan kartu kredit adalah telepon yang tidak dijawab saat bank melakukan survey ke emergency contact Anda. Cegahlah risiko ini dengan memberitahu keluarga atau kerabat yang dijadikan contact emergency bahwa pihak bank akan menelpon untuk keperluan survey atau pengecekan.

Berikan juga informasi yang dibutuhkan pada pihak contact emergency seperti nama, pekerjaan, tempat bekerja, dan alamat domisili.

Memiliki kartu kredit memang tidak salah, bahkan bisa membantu pada saat-saat tertentu. Namun bijak dalam menggunakan dan memilih kartu kredit itulah yang lebih penting.

Bagi Anda yang sedang memilih kartu kredit, sekiranya promo kartu kredit terkini akan membantu Anda untuk melihat kartu kredit mana yang paling tepat dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda.

Komentar