Sri Mulyani Menjawab Kritikan di Akun Media Sosialnya

Sri Mulyani Menjawab Kritikan di Akun Media Sosialnya

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akhirnya menjawab kritik terhadap dirinya yang makin marak dilontarkan berbagai pihak. Semua kritikan ini terkait dengan utang negara yang dinilai terus membengkak dalam empat tahun terakhir. Kritikan keras pun datang mulai dari Ketua MPR Zulkifli Hasan, mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli, dan terakhir Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto, dimana semua menyebutnya sebagai Menteri Pencetak Utang.

“Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang, kami menyelesaikan ribuan kilometer jalan raya, toll, jembatan untuk rakyat, yang untuk kesejahteraan. Kami menyelesaikan puluhan embung dan air bersih, bagi jutaan saudara kita yang kekeringan. Puluhan ribu rumah, untuk mereka yang memerlukan tempat berteduh,” ujar Sri Mulyani lewat akun Instagramnya.

Mantan direktur Bank Dunia itu juga menyebutkan beberapa pencapaian utama pemerintah dalam menyediakan subsidi Jutaan sambungan listrik untuk rakyat untuk menerangi kehidupan, hingga pelosok. “Kami terus bekerja Meringankan beban hidup 10 juta keluarga miskin, menyediakan bantuan pangan 15 juta keluarga miskin. Menyekolahkan 20 Juta anak miskin untuk tetap dapat belajar menjadi pintar,” sambungnya.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah mampu menyediakan jaminan kesehatan yang dinikmati oleh 96.8 Juta rakyat. Utang tersebut juga digunakan untuk merawat ratusan ribu sekolah dan madrasah, sehingga puluhan juta anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

“Kami tak pernah berhenti, agar 472 000 mahasiswa menerima beasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan 20.000 generasi muda dan dosen berkesempatan belajar di universitas terkemuka dunia untuk jadi pemimpin harapan bangsa,” paparnya.

Puluhan juta petani bisa menikmati subsidi pupuk, benih dan alat pertanian, 170.400 hektar sawah beririgasi untuk petani serta jutaan usaha kecil mikro juga memiliki akses modal yang mudah. Jutaan penumpang kereta dan kapal yang menikmati subsidi tiket. Jutaan keluarga menikmati bahan bakar murah. Jutaan pegawai negeri, guru, prajurit, polisi, dokter, bidan, dosen hingga peneliti mendapat gaji dan tunjangan untuk mengabdi negeri.

“Terus, Kami terus bekerja, agar 74.953 desa mampu membangun, membasmi kemiskinan. 8.212 kelurahan terbantu untuk melayani rakyat lebih baik. Triliunan rupiah tersedia membantu saudara kita yang terkena bencana membangun kembali kehidupannya,” lanjutnya.

Sri Mulyani juga menyampaikan terima kasih karena telah dikiritik dan menekankan dirinya akan terus membangun Indonesia menjadi ekonomi yang kuat. “Dan masih banyak lagi yang aku mau ceritakan padamu. Agar engkau tidak lupa. Karena itu adalah cerita tentang kita membangun Indonesia. Aku tak ingin engkau lupa itu, sama seperti aku tak ingin engkau lupa akan sejarah negeri kita,” jelasnya.

 

[Source]

Komentar