Strategi Mendapatkan Kenaikan Gaji

mendapatkan kenaikan gajiSiapa yang tidak ingin naik gaji. Setiap karyawan yang bekerja di dalam satu perusahaan pasti bermimpi mendapatkan kenaikan gaji. Baik di tingkat staff maupun manager. Demi mendapatkan kenaikan gaji, para karyawan berlomba-lomba memberikan loyalitasnya dan kinerja kerja yang terbaik. Tak jarang mereka sampai menghabiskan waktu hingga malam atau lembur di kantor agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu.
Sering kali, isu kenaikan gaji ini membuat sensitif. Bahkan untuk mengajukan kepada atasan, Anda merasa sungkan. Jika Anda yakin patut mendapatkan kenaikan gaji, sangat penting bagi Anda untuk membicarakan hal ini dengan atasan demi peningkatan karir dan kebahagiaan hidup Anda. Agar Anda tidak merasa ragu lagi untuk membicarakan topik ini kepada atasan, kami merangkum 5 strategi dari jobstreet untuk mendapatkan kenaikan gaji.

1.Memilih waktu dan situasi yang tepat

Hal pertama yang harus Anda perhatikan ketika hendak mengajukan kenaikan gaji ialah melihat waktu dan situasi yang tepat. Sebelum Anda tergesa-gesa meminta kenaikan gaji pada atasan, lihat dulu kondisi keuangan dan ekonomi perusahaan. Jangan sampai Anda mengajukan kenaikan gaji pada saat kondisi perusahaan sedang krisis dan dipenuhi utang. Mulailah pembicaraan mengenai kenaikan gaji di saat kondisi keuangan perusahaan sedang stabil atau sedang mengalami peningkatan keuntungan. Anda juga bisa membuka obrolan soal kenaikan gaji ini ketika Anda baru saja berhasil membangun kerja sama dengan perusahaan atau lembaga lain dan sukses mencetak profit yang besar. Anda bisa memerhatikan kinerja tahunan perusahaan untuk membicarakan isu kenaikan gaji ini pada atasan.

2.Menyiapkan secara hati-hati

Ketika Anda hendak mengajukan kenaikan gaji pada atasan, Anda harus menyelesaikan terlebih dahulu semua pekerjaan. Setiap pekerjaan yang diberikan kepada atasan segera dituntaskan. Usahakan tidak ada kesalahan saat menyelesaikan laporan Anda. Beberapa perusahaan memiliki perhitungan khusus atau beberapa proses sebelum memberikan seorang karyawan kenaikan gaji. Sebelum Anda mengajukan proses kenaikan gaji, Anda boleh meriset dulu mengenai gaji yang sesuai dengan pekerjaan Anda. Misalnya, Anda merasa beban dan tanggung jawab yang diemban semakin meningkat tetapi perolehan gaji tetap stabil. Anda boleh mengajukan kenaikan gaji sesuai dengan hasil riset yang telah terkumpul sehingga Anda memiliki dasar kuat saat meminta kenaikan gaji.

3.Tunjukkan loyalitas dan dedikasi tinggi

Strategi mendapatkan kenaikan gaji selanjutnya adalah menunjukkan loyalitas dan dedikasi tinggi pada perusahaan. Cara ini bisa dilakukan dengan mengerjakan setiap tugas yang diberikan atasan sampai tuntas dan selesai tepat waktu. Dengan begitu atasan melihat dedikasi dan loyalitas Anda terhadap perusahaan. Sebenarnya, untuk mendapatkan kenaikan gaji bukan hal yang sulit bila kinerja kerja Anda berkualitas dan selalu memuaskan. Anda juga bisa mencatat setiap progress dan hasil kerja yang telah dilakukan untuk perusahaan. Hasil kerja ini bisa berupa pencapaian target, peningkatan keuntungan, dan menciptakan kerja sama baru. Bila perlu Anda juga membuat grafis setiap bulan mengenai evaluasi kerja Anda. Dengan cara ini Anda memiliki bukti mendasar untuk mengajukan kenaikan gaji. Jadi, jangan tunggu sampai atasan Anda yang mempromosikan.

4.Mengajukan tunjangan selain gaji

Tidak semua perusahaan mudah mencairkan keinginan karyawan dalam hal kenaikan gaji. Bukan pelit, mungkin saja ada alasan dari si perusahaan untuk tidak memberikan gaji sesuai permintaan Anda saat ini. Seandainya penawaran Anda soal kenaikan gaji tidak terwujud, maka ada penawaran lain yang bisa diajukan dan tentu memberi keuntungan bagi pihak Anda. Anda bisa memikirkan tunjangan atau insentif lain selain gaji. Tunjangan tersebut bisa berupa jam kerja fleksibel, penambahan waktu cuti liburan, saham perusahaan, tunjangan pendidikan dan pelatihan. Insentif dan tunjangan seperti ini dapat menunjukkan bahwa Anda tidak terkesan memaksa dan mampu menyesuaikan dengan kondisi perusahaan. Bisa saja Anda untuk mendapatkan tunjangan yang Anda inginkan sambil menunggu waktu yang tepat untuk meminta kenaikan gaji.

5.Gerak aktif

Membuka topik obrolan dengan atasan mengenai kenaikan gaji memang terasa berat. Apalagi jika waktu yang diambil terkesan terburu-buru dan tiba-tiba. Tetapi, jika Anda terlalu lama menunggu untuk meminta kenaikan gaji rasanya akan membuang waktu dan justru membuat Anda tidak produktif dalam bekerja. Pasalnya, Anda hanya akan bersungut-sungut saat melakukan tugas yang diberikan karena merasa pekerjaan tidak sebanding dengan gaji yang diterima. Anda bisa bergerak aktif tetapi tetap terkendali dengan mengajak atasan duduk bersama. Setelah berhasil tatap muka dengan atasan sampaikan maksud dan tujuan Anda. Jangan hanya berbicara di belakang, sampaikan secara langsung apa yang menjadi keinginan Anda untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Pertimbangkan kebutuhan perusahaan akan tetapi tetaplah percaya diri dengan permintaan kenaikan gaji Anda. Anda harus bisa meyakinkan atasan bahwa dengan melalui kenaikan gaji ini sudah sesuai dengan beban pekerjaan yang diemban. Plus risiko pekerjaan yang dihadapi.

Apabila permintaan naik gaji Anda tidak juga tembus, coba baca juga 5 Profesi Dengan Kenaikan Gaji Yang Signifikan

Komentar