Strategi Mengatasi Pelunasan Pinjaman Tanpa Jaminan

melunasi pinjaman tanpa jaminan

Kredit merupakan sesuatu yang harus kita bayar. Pengertiannya kurang lebih sama dengan utang. Kredit jenis apa pun wajib hukumnya untuk dilunasi. Baik itu Kredit Dengan Agunan maupun Kredit Tanpa Agunan atau pinjaman tanpa jaminan. Pinjaman tanpa jaminan ini menjadi idola masyarakat dalam mengatasi permasalahan finansial. Alasan utamanya karena mereka tidak perlu memberikan aset sebagai jaminan. Biasanya, masyarakat menggunakan metode Kredit Tanpa Agunan Bank.

Pinjaman tanpa jaminan ini memberi kenikmatan bagi calon nasabah. Tetapi, Anda juga perlu berhati-hati karena jika tidak melunasinya rekam jejak Anda akan masuk dalam penelusuran Daftar Hitam Nasabah (DHN) atau daftar hitam penerbit kartu kredit. Apabila tidak perlu sekali atau dalam keadaan darurat lebih baik jangan memaksakan diri untuk mengajukan aplikasi KTA. Pakailah produk ini ketika Anda benar-benar memerlukannya sebagai dana darurat misalnya, biaya sekolah anak, membayar biaya rumah sakit dan lainnya. Untuk melunasinya, ada beberapa strategi yang bisa Anda terapkan agar tidak terjebak pada utang berkepanjangan. Simak tipsnya di bawah ini.

1.Bayar langsung ke Bank

Kredit Tanpa Agunan Bank tentu diperoleh dari Bank yang menawarkan produk ini. Oleh karena itu, Anda wajib melunasi pinjaman dengan membayarnya langsung ke Bank tujuan. Dengan membayar Kredit Tanpa Agunan Bank langsung ke Bank akan menghindari Anda dari kejaran debt collector. Jika membayar lewat pihak ketiga, keamanan pembayaran tidak terjamin dan tidak tercatat. Pelunasan seperti ini sangat disarankan oleh semua peminjam KTA. Meskipun Anda sudah beberapa kali terlambat membayar cicilan pinjaman usahakan untuk tetap melunasinya lewat Bank.

2.Pilih KTA dengan jangka waktu pendek

Sebelum Anda mengambil pinjaman tanpa agunan, pastikan Anda memerhatikan jangka waktu pelunasannya. Jangan hanya memikirkan jumlah pinjaman saja. Nah, dalam hal ini untuk memudahkan pelunasan KTA pilihlah KTA dengan jangka waktu pendek, setahun misalnya. Dengan demikian bunga yang dibebankan tidak terlalu besar. Pelunasan akan semakin sulit seandainya Anda memilih jangka waktunya pinjaman yang lebih lama. Bisa saja dalam perjalanan pelunasan, Anda menemui kendala finansial.

Contohnya, Anda mengambil pinjaman dengan jangka waktu 5 tahun. Pada 3 tahun pertama Anda ternyata mengalami kerugian dalam usaha atau dikeluarkan dari pekerjaan sehingga tidak ada dana untuk melunasinya. Hal seperti ini akan membuat Anda kerepotan nantinya dalam melunasi pinjaman.

3.Ambil pinjaman seperlunya

Strategi pelunasan KTA lainnya ialah mengambil pinjaman sesuai kebutuhan. Apabila Anda hanya memerlukan dana Rp10 juta, jangan terbujuk rayuan fasilitas untuk meminjam hingga Rp20 juta. Ingat, semakin besar pinjaman Anda, semakin besar pula utang berikut bunga yang harus dibayar. Pastikan juga bahwa sebelum mengambil pinjaman, Anda sudah menghitung kalkulasi untuk pembayaran. Pastinya harus sesuai dengan kemampuan ekonomi Anda. Jangan pernah mengambil pinjaman tanpa jaminan yang melebihi batas kemampuan.

4.Pilih tanggal jatuh tempo

Sama halnya dengan kartu kredit, Anda bisa mengajukan tanggal jatuh tempo untuk penagihan cicilan pinjaman tanpa jaminan. Konsultasi kan perihal ini kepada Bank tujuan. Sebaiknya Anda memilih tanggal jatuh tempo yang berdekatan dengan tanggal gajian Anda supaya memudahkan pelunasan. Pasalnya, Anda masih memiliki banyak dana di saat tanggal tersebut. Bila gaji Anda memungkinkan, cobalah bayarkan utang Anda setiap bulannya dari setengah jumlah gaji yang dimiliki.

5.Cari pinjaman yang tidak dikenakan bunga

Di saat dana untuk melunasi cicilan pinjaman tanpa jaminan sedang tersendat, Anda bisa menggunakan langkah konvensional. Misal kepada orang tua, saudara, atau teman. Tidak harus sebesar utang kita tidak apa-apa. Misal utang kita sebesar Rp33 juta ada yang memberikan pinjaman Rp5 juta atau kurang, kita terima saja. Sebelumnya tanyakan kepada sang peminjam apakah bebas bunga atau tidak.
Anda bisa mengajukan pinjaman kepada beberapa orang hingga akhirnya Anda memperoleh jumlah yang cukup untuk melunasi tagihan tersebut. Dengan tidak di kenakan bunga maka kita tidak mendapat beban bunga kartu kredit yang besar biasanya sekitar 36 persen setahun. Untuk meminjam KTA tidak di sarankan karena biasanya bunga KTA pun cukup besar. Kurang lebih berkisar 20 persenan setahun.

6.Tepat waktu

Beberapa Bank akan memberikan penalti apabila peminjam melakukan pelunasan pinjaman lebih awal dari jangka waktu yang telah disepakati (karena bank akan kehilangan pendapatan yang seharusnya mereka terima dari bunga yang dikenakan ke peminjam). Ketentuan jumlah penalti yang dikenakan ke peminjam akan berbeda-beda tergantung dari pihak bank. Oleh karena itu, Anda harus membayar cicilan tepat waktu. Tentunya sesuai kesepakatan dengan pihak Bank.

7.Hindari pembukaan KTA baru

Masih ada yang berusaha melunasi cicilan KTA nya dengan jalan membuka KTA baru. Cara ini sangat tidak disarankan dan sebaiknya dihindari. Membuka KTA baru untuk melunasi KTA yang sudah diambil bukan pilihan bijak. Anda akan terjebak dalam perangkap utang tanpa henti.

Di Indonesia hampir semua Bank menawarkan produk pinjaman tanpa jaminan. Hanya saja bunga dan syarat yang diberikan. Anda bebas memilih mau KTA yang mana. Supaya Anda tidak bingung melunasi cicilan KTA, pakailah perbandingan pinjaman KTA terbaik dengan simulasi AturDuit

Bila tertarik mengajukan KTA, baca juga Proses Pengajuan KTA (Kredit Tanpa Agunan) untuk memudahkan jalan Anda.

 

Komentar