Syarat dan Langkah Lengkap Cara Pengajuan Kredit Sepeda Motor

Syarat dan Langkah Lengkap Cara Pengajuan Kredit Sepeda Motor

Kendaraan jenis sepeda motor rasanya bukan kebutuhan sekunder bagi banyak orang Indonesia. Umumnya, sepeda motor merupakan tujuan finansial pertama para profesional muda, bahkan sebelum rencana memiliki rumah.

Selain sebagai moda transportasi yang cocok di semua area, terutama kota besar yang padat, sepeda motor juga bisa menjadi aset.

Anda bisa menjual kembali sepeda motor atau menjadikan BPKBnya sebagai jaminan pinjaman, walaupun hal ini tidak kami sarankan. Oleh karenanya, makin banyak permintaan sepeda motor di Indonesia. Baik itu di area kota maupun pedesaan.

Jika Anda baru pertama kali mengajukan kredit untuk motor, maka ulasan ini adalah informasi yang penting untuk Anda.

Persyaratan

Pada dasarnya persyaratan untuk pengajuan kredit ini berlaku untuk orang yang baru pertama. Sedangkan bagi mereka yang sudah pernah mengajukan kredit motor sebelumnya, pada dealer yang sama, pihak leasing atau pihak dealer akan memperbarui dan menggunakan data yang sudah ada.

Berikut ini adalah persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan ini dibagi sesuai dengan sistem penerimaan penghasilan menjadi dua, yaitu karyawan dan wiraswasta. Hal ini karena karyawan memiliki penghasilan tetap, sedangkan wiraswasta memiliki penghasilan dengan jumlah tidak tetap tiap bulannya.

Karyawan

Adapun persyaratan untuk karyawan adalah sebagai berikut.

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Berusia minimal 21 tahun.
  3. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), bagi yang memiliki pasangan (suami/istri) harus mencantumkan juga fotocopy KTP pasangan.
  4. Fotocopy kartu keluarga (KK) dan Akta Nikah, bagi yang sudah menikah.
  5. Fotocopy bukti penghasilan berupa slip gaji atau keterangan dari tempat kerja. Serta surat keterangan kerja yang menyatakan pemohon sudah bekerja minimal setahun.
  6. Untuk permohonan kredit Rp 50 juta atau lebih, harus mencantumkan lampiran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  7. Dealer memiliki syarat maksimal usia saat masa kredit selesai, ada baiknya hal ini juga diperhatikan oleh pemohon. Biasanya usia maksimal adalah 50 tahun saat kredit lunas.
  8. Pada beberapa dealer, Anda juga biasanya akan diminta tagihan listrik, air, atau sewa selama tiga bulan terakhir.

Wiraswasta

Persyaratan bagi wiraswasta atau professional tanpa gaji tetap adalah sebagai berikut.

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Berusia minimal 21 tahun.
  3. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), bagi yang memiliki pasangan (suami/istri) harus mencantumkan juga fotocopy KTP pasangan.
  4. Fotocopy kartu keluarga (KK) dan Akta Nikah, bagi yang sudah menikah.
  5. Fotocopy bukti kepemilikan rumah atau bukti tempat tinggal berupa rekening pembayaran listrik, air, telepon, dan pajak bumi bangunan (PBB).
  6. Rekap pendapatan usaha atau penghasilan beserta pengeluaran berupa rekening koran.
  7. Foto tempat dan aktifitas usaha, fotocopy bukti pemilikan usaha seperti Surat Izin Pemilikan Usaha (SIUP), Surat Izin Tempat Usaha (SITU), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), serta surat keterangan usaha dari pihak RT/RW/ kelurahan/kecamatan yang asli.
  8. Permohonan kredit Rp 50 juta atau lebih, harus disertai lampiran NPWP.
  9. Usia maksimal saat masa kredit selesai adalah 50 tahun saat kredit lunas.

Persyaratan Kredit

Setelah semua dokumen lengkap, maka Anda harus menentukan sistem kredit yang diinginkan, berapa lama tenornya dan berapa besar angsuran bulanannya.

Kemudian Anda menyiapkan uang muka atau DP tergantung perjanjian. Untuk sistem kredit motor secara konvensional besaran DP sekitar 15%, sedangkan besaran DP sistem syariah sekitar 10% dari harga motor.

Jika Anda membeli kendaraan bekas, maka pihak dealer juga memiliki ketentuan tentang maksimal usia kendaraan saat kredit lunas. Biasanya tidak lebih dari 12 tahun.

Langkah cara ajukan kredit motor

Jika Anda sudah memiliki uang muka dan semua dokumen persyaratan, maka sekarang waktunya Anda mengajukan kredit sepeda motor.

  1. Datang ke dealer yang diinginkan, kemudian tentukan jenis motor yang diinginkan. Lebih bagus lagi jika Anda sudah mengetahui merek motor yang diinginkan.
  2. Hubungi petugas leasing yang kemudian tanyakan sistem kredit yang tersedia untuk jenis motor yang Anda inginkan.
  3. Tentukan tenor yang diinginkan.
  4. Bahas besaran uang muka yang harus dibayar beserta biaya administrasinya jika ada.
  5. Setelah sepakat dengan semua ketentuan kredit, langkah selanjutnya adalah mengisi formulir pengajuan kredit.
  6. Setelah Anda mengisi dan menyerahkan lampiran dokumen yang diperlukan, petugas akan memberikan salinan formulir pengajuan kredit serta bukti pembayaran DP.
  7. Jangan lupa bahwa petugas wajib memberikan keterangan lengkap mengenai denda dan ketentuan kredit secara lengkap.
  8. Biasanya petugas dari pihak leasing akan datang ke tempat tinggal Anda untuk survey, namun jika Anda memiliki surat keterangan kerja, mereka akan mengabaikan proses ini.
  9. Jika pengajuan disetujui, Anda akan dihubungi oleh pihak leasing untuk mengambil motor yang dibeli.
  10. Kemudian, Anda bisa membayar angsuran kredit melalui transfer bank atau kantor POS, sesuai kesepakatan.

Nah, bagaimana? Tidak terlalu rumit kan?

Demi kenyamanan Anda kredit motor, simpan nomor telepon atau alamat email dari petugas leasing yang menangani kredit Anda. Dengan demikian, Anda bisa lebih mudah menghubungi jika terjadi masalah, baik itu masalah dalam pembayaran maupun masalah pada kendaraan.

Dengan mengajukan kredit motor di dealer resmi dan perusahaan leasing yang terpercaya Anda bisa menjamin kualitas dari kendaraan yang dibeli. Selain itu juga, mereka menyediakan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk kendaraan Anda. Sehingga bisa memudahkan saat mengurus SIM dan STNK nanti.

Komentar