Marak Tabungan Emas Digital, Masyarakat Harus Waspada

Marak Tabungan Emas Digital, Masyarakat Harus Waspada

Anda mungkin pernah mendengar istilah menabung emas digital.

Menabung emas digital merupakan cara menabung emas secara online, dimana hanya bilangan berat saja yang ada dalam kantong digital pemilik. Hasil yang bisa didapatkan nantina adalah berupa emas dalam bentuk fisik sesuai bilangan berat yang dimiliki.

Jenis tabungan emas digital ini sedang marak ditawarkan berbagai marketplace secara online. Mereka yang bergabung pun mengaku tertarik dengan tawaran transaksi yang mudah dan relatif murah.

Calon investor hanya perlu melakukan registrasi secara online lewat ponsel atau laptop di mana saja. Pilihan pembayarannya pun beragam, tetunya minimal pembelian adalah 1 gram emas.

Melihat fenomena ini, seorang perencana keuangan, Prita Ghozie, mengatakan bahwa masyarakat harus berhati-hati dan tidak mudah memberikan dananya untuk produk investasi emas digital. Kejelasan akan legalitas dan penyedia jasa atau barang harus menjadi faktor yang diperhatikan.

“Lalu, pastikan apakah investor bisa mendapatkan emas fisik dan jika ya bagaimana menjamin keaslian emas itu,” jelasnya.

Hal ini karena semakin mudah proses investasi dijalankan, maka semakin tinggi pula risiko yang harus diwaspadai. Jika tidak cermat, masyarakat bisa dijebak oleh pelaku investasi bodong.

Saat ini beberapa penyedia tabungan emas digital bekerjasama dengan marketplace untuk menawarkan jasanya. Seperti Oriri yang bekerja dengan Tokopedia dan IndoGold yang bekerjasama dengan Bikalapak. Selain dua provider ini adapula Tamasia, EmasDigi, serta E-Mas.

Prita pun mengingatkan bahwa keuntungan dalam investasi tabungan emas digital ini tergantung pada harga emas dunia. Oleh karena itu, investor disarankan untuk menjual tabungan emasnya saat harga terbaru lebih tiggi dari harga beli.

“Emas ini bukan aset investasi jangka pendek juga, karena harganya berfluktuasi, meski tidak sebesar saham. Jadi, sebaiknya ditujukan untuk jangka menengah dan panjang,” tambahnya.

Ia juga menambahkan bahwa jenis tabungan emas digital ini cocok bagi masyarakat yang berpenghasilan rutin per bulan.

“Tetapi, masyarakat juga harus tahu betul siapa pemilik atau penjual emasnya. Ini kan mengumpulkan uang masyarakat, bahaya kalau tak hati-hati,” tambahnya lagi mengingatkan.

 

[Source]

Komentar