Mau Dapat Beasiswa LPDP? Simak Informasi dan Tips Ini

Mau Dapat Beasiswa LPDP? Simak Informasi dan Tips Ini

Beasiswa dari Lembaga Pengelola dan Pendidikan (LPDP) memang menjadi salah satu yang paling diincar. Terutama oleh mereka yang ingin mencari pengalaman hidup di luar negeri.

Selain kesempatan untuk mengenyam pendidikan di luar negeri, beasiswa ini juga tersedia untuk berbagai program studi. Sehingga, siswa dan mahasiswa dari latar belakang ilmu apapun memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa.

Namun untuk mendapatkan beasiswa ini tidak mudah. Ada beberapa tahap yang harus dilewati, mulai dari tahap administrasi, hingga pengumuman.

Jadi, baik Anda adalah siswa, mahasiswa, atau karyawan yang berminat untuk mendaftar beasiswa ini, harus simak baik-baik ulasan kami.

Tips yang harus diingat

Tentunya langkah pertama adalah mencari tahu persyaratan pendaftaran. Namun, perhatikan juga beberapa tips berikut.

1. Perhatikan waktu pendaftarannya

Website resmi LPDP akan mencantumkan semua informasi yang diperlukan mulai dari persyaratan, hingga periode atau waktu pendaftarannya. Ingat bahwa tanggal pendaftaran beasiswa ini berubah dari tahun ke tahun. Jadi pastikan Anda tidak melewatkan waktu pengumumannya.

2. Keakuratan data

Pastikan Anda memasukkan data yang akurat dan benar. Kesalahan data akan berpengaruh pada hasil seleksi Anda nantinya. Jika Anda tidak lolos dalam seleksi administratif karena kesalahan data, maka harus menunggu periode pendaftaran berikutnya.

3. Kesiapan akademik dan pengetahuan umum

Ada 4 tahap yang harus dilewati yaitu, seleksi administratif, seleksi komputer, seleksi substansi, dan terakhir penetapan hasil. Pada seleski substansi, pendaftar akan diwawancara serta mengikuti diskusi kelompok. Oleh karenanya, kesiapan pengetahuan umum selain akademik perlu diperhatikan.

Persyaratan

Berikut kami jabarkan secara urut dan sederhana untuk memudahkan Anda dalam memahami panduan ini.  Adapun persyaratan umum yang harus dipatuhi untuk semua jenjang pendidikan adalah sebagai berikut:

  1. Bersedia untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan kuliah;
  2. Tidak sedang menerima/ akan menerima beasiswa dari sumber lain;
  3. Tidak terlibat dalam aktivitas/ tindakan yang melanggar hukum, serta tidak terlibat dalam organisasi yang menentang Pancasila;
  4. Tidak pernah terlibat / akan terlibat dalam aktivitas yang melanggar kode etik Akademik;
  5. Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia;
  6. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  7. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa LPDP;
  8. Tidak mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi Dalam Negeri ke Perguruan Tinggi Luar Negeri jika mendaftar beasiswa magister/ doktoral dalam negeri;
  9. Memberikan data dan dokumen yang benar, sesuai dengan aslinya, jika tidak sah, maka bersedia menerima sanksi hukum dan dimasukkan dalam daftar hitam (blacklist) pendaftar LPDP.

Jika Anda menyanggupi ketentuan di atas, maka Anda akan diberikan surat pernyataan untuk ditandatangani. Sekarang saatnya menyiapkan persyaratan administratif untuk mendaftar beasiswa ini.

Persyaratan dari beasiswa LPDP berbeda sesuai dengan jenjang pendidikan yang ingin Anda jalani. Oleh karenanya, persyaratan dalam beasiswa LPDP dibagi menjadi sesuai jenjangnya yaitu magister dan doktoral.

1. Berbadan sehat dan bebas narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Rumah Sakit Pemerintah/Puskemas/Klinik Pemerintah, dengan masa berlaku setidaknya 6 bulan dari penutupan periode pendaftaran. Untuk pendaftar beasiswa ke luar negeri harus ada keterangan bebas Tuberculosis (TBC).

2. Surat rekomendasi dari atasan bagi yang sudah bekerja, atau dari tokoh masyarakat bagi yang tidak/ belum bekerja.

3. Memiliki dan memilih program keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan sasaran beasiswa LPDP.

4. Memilih Program Studi dan Perguruan Tinggi sesuai ketentuan LPDP.

5. Batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran:

  • Masyarakat umum, Pegawai Negeri Sipil (PNS)/ Aparatur Sipil Negara (ASN) maksimal 35 tahun untuk pendaftar magister, dan untuk pendaftar doktoral batas usia kategori masyarakat umum 40 tahun, sedangkan PNS/ ASN adalah 42 tahun;
  • PNS/ ASN dengan jabatan fungsional sebagai peneliti/perekayasa, medis/paramedis, dan guru/dosen maksimal usia 42 tahun, dan 47 tahun untuk pendaftar doktoral.

6. Telah menyelesaikan studi sarjana/ sarjana terapan untuk jenjang magister, dan magister/ magister terapan untuk jenjang doktoral.

7. Belum dan tidak sedang menempuh studi degree/ non degree program magister ataupun doktoral di Perguruan Tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

8. Minimal IPK dari program studi sebelumnya untuk pendaftaran magister adalah 3,00, dan penyertaan LoA Unconditional. Sedangkan untuk IPK di bawah 3,00 dapat mendaftar dengan menyertakan LoA conditional. Perlu diingat bahwa pihak LPDP akan memprioritaskan pendaftar dengan IPK 3,00 ke atas.

Sedangkan untuk pendaftaran doktoral adalah 3,25, dan penyertaan LoA Unconditional. Sedangkan untuk IPK di bawah 3,25 dapat mendaftar dengan menyertakan LoA conditional. Perlu diingat bahwa pihak LPDP akan memprioritaskan pendaftar dengan IPK 3,25 ke atas.

9. Penguasaan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan dokumen dari ETS atau IELTS, atau dari lembaga bahasa Inggris lain yang ditentukan LPDP.

10. Angka atau skor Bahasa Inggris minimal untuk program magister:

Perguruan Tinggi dalam negeri:

  1. TOEFL ITP  475/iBT      57/IELTS      5,5/TOEIC      600 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional;
  2. TOEFL ITP  500/iBT      61/IELTS      6,0/TOEIC      650 bagi pendaftar yang tidak memiliki LoA Unconditional; atau
  3. TOAFL 500 bagi program studi yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.

Perguruan Tinggi luar negeri:

  1. TOEFL iBT  75/IELTS      6,5/TOEIC      750 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional; atau
  2. TOEFL iBT  80/ IELTS      6,5/TOEIC      800 bagi pendaftar yang tidak memiliki LoA Unconditional.

Sedangkan angka atau skor Bahasa Inggris untuk program doktoral:

Perguruan Tinggi dalam negeri:

  1. TOEFL ITP  500/iBT      60/IELTS      6,0/TOEIC      650 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional;
  2. TOEFL ITP  530/iBT      70/IELTS      6,0/TOEIC      700 bagi pendaftar yang tidak memiliki LoA Unconditional; atau
  3. TOAFL 530 bagi program studi yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.

Perguruan Tinggi luar negeri:

  1. TOEFL iBT  75/IELTS      6,5/TOEIC      800 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional; atau
  2. TOEFL iBT  94/ IELTS      7,0/TOEIC      850 bagi pendaftar yang tidak memiliki LoA Unconditional.

Jika pendaftar menyelesaikan program studi sebelumnya di Perguruan Tinggi luar negeri dengan menggunakan bahasa yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan ini, dan harus menyertakan salinan ijazah dengan masa berlaku minimal 2 tahun sejak ijazah diterbitkan.

11. Pendaftar program magister dan doktoral tidak perlu menyertakan salinan ijazah sebagaimana poin sebelumnya jika pendaftar menyelesaikan studi sebelumnya di Perguruan Tinggi luar negeri dengan ketentuan:

  • Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
  • Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
  • Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
  • Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
  • Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
  • Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.

12. Jika bahasa pengantar tempat pendaftar beasiswa menyelesaikan program studi sebelumnya di luar dari bahasa pada poin 10 dan 11, maka harus mencantumkan kompetensi bahasa yang berlaku di Perguruan Tinggi negara tujuan.

13. Bersedia untuk menyelesaikan masa studi sebagaimana tertuang pada LoA Unconditional sekurang-kurangnya 11 bulan dan paling lama 24 bulan untuk program magister. Sedangkan program doktoral, paling lama 48 bulan.

14. Baik magister dan doktoral hanya tersedia untuk kelas reguler, artinya tidak berlaku untuk kelas-kelas berikut;

  • Kelas Malam;
  • Kelas Eksekutif;
  • Kelas Karyawan;
  • Kelas Jarak Jauh;
  • Kelas Weekend;
  • Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
  • Kelas yang diselenggarakan lebih dari 1 Perguruan Tinggi kecuali program joint dan double degree sesuai ketentuan LPDP
  • Menulis ringkasan penelitian sesuai program studi.

15. Menulis dua esai dengan tema sesuai ketentuan, masing-masing 500 sampai 700 kata:

  • “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat/ lembaga/instansi/profesi komunitas saya”; dan
  • “Sukses Terbesar dalam Hidupku”.

Selain untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, beasiswa ini juga menjadi sarana bagi penerimanya untuk memperoleh kenaikan jabatan. Apalagi jika Anda merupakan PNS atau berencana menjadi dosen. Jenjang pendidikan ini akan sangat membantu kenaikan jabatan Anda.

Di sisi lain, jangan lupa juga bahwa tujuan utama dari pendidikan Anda adalah untuk memberikan kontribusi lebih bagi negara pada akhirnya.

Jangan lupa juga untuk menyimak referensi beasiswa lainnya yang bisa Anda pertimbangkan untuk meraih gelar pendidikan yang lebih tinggi.

Komentar