4 Renungan dari Tanah Papua untuk Kemajuan Karir Anda

4 Renungan dari Tanah Papua untuk Kemajuan Karir Anda

Nenek moyang kita mewariskan banyak nilai kebudayaan yang kemudian kita kenal sebagai “kearifan lokal”. Nilai-nilai ini dapat dimanfaatkan dalam kehidupan kita sehari-hari, walaupun zaman memang sudah makin modern.

Papua Barat dan Papua, yang merupakan provinsi paling timur di Indonesia, tidak hanya kaya akan keindahan alam. Nilai kearifan lokal dari Tanah Cendrawasih ini, dapat kita pelajari sebagai bahan refleksi dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah beberapa nilai kearifan lokal dari Papua yang bisa kita jadikan petuah yang bisa dijadikan pegangan dalam meraih cita-cita berupa karir impian.

Menghargai pendidikan

Tahun 2011 lalu, sekelompok pelajar Sekolah Dasar (SD) asal Papua mendapatkan 4 medali emas pada Olimpiade Matematika dan Sains se-Asia.

Tidak hanya itu, banyak pelajar Papua yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan manca negara, untuk menimba ilmu. Tiga pelajar Papua yang berhasil mendapatkan IPK tertinggi di West Nottingham Academy (WNA) menerima beasiswa dari Pemerintah Amerika Serikat untuk melanjutkan kuliah di University of Rhode Island.

Salah satu penerima beasiswa ini, Marike Agustin Tenawe asal Mimika, lulus dari WNA dengan IPK 4,00. Peraih nilai tertinggi kedua berasal dari China, dan ketiga berasal dari Amerika.

Di Papua juga sudah lama berjalan kegiatan orang tua asuh. Di mana keluarga di area kota memberi tempat tinggal bagi anak-anak dari area pedesaan agar mereka bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Bahkan pihak Kepolisian Daerah Papua mewajibkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di 29 Kabupaten untuk memiliki anak asuh. Di mana setiap Kapolres harus memiliki minimal 10 anak asuh.

Kebijakan ini untuk mendukung program 70 persen Orang Asli Papua (OAP) dalam penerimaan polisi, khususnya di area Papua. Kebijakan ini juga sebelumnya diterapkan di Papua Barat.

Hal ini menunjukkan pada kita semua bahwa pendidikan tidak hanya penting bagi masa depan anak, melainkan juga penting bagi kemajuan daerah. Jadi, jangan ragu untuk terus belajar.

Selain itu, jika Anda memiliki kemampuan untuk memberikan bantuan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di lingkungan sekitar, maka bantulah mereka. Pendidikan bisa membentuk pola pikir seseorang menjadi lebih terbuka, sehingga ke depannya bisa mencegah mereka tumbuh dalam kemiskinan atau kriminalitas.

Menjaga keseimbangan alam

Papua dikenal dunia dengan kekayaan serta keindahan alamnya. Semua ini tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat di Pulau Cendrawasih, bahwa alam merupakan sesuatu yang sakral.

Bahkan, pemerintah merencanakan akan tetapkan 7 hutan adat di beberapa wilayah Papua. Adapun lokasi hutan-hutan ini ada di Jayapura, Sermai, Yapen, Asmat, dan Merauke.

Adanya penetapan hutan adat ini artinya, tidak ada investor atau pengembang yang boleh menebang hutan-hutan ini. Sehingga pengembangan daerah tetap seimbang dengan konservasi.

Menjaga alam untuk keseimbangan ini bisa kita adaptasi dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan di lingkungan kerja misalnya, keseimbangan hidup bisa diimplementasikan dengan menjaga kebersihan ruang kerja.

Pun keseimbangan kesehatan fisik dan mental kita saat melakukan pekerjaan sehari-hari. Jika kita lalai menjalankan keseimbangan ini, maka akan mudah terserang penyakit dan stres.

Kesimbangan dalam kehidupan sehari-hari juga bisa membantu Anda untuk lebih produktif dan kreatif.

Kreatif

Patung Asmat merupakan kerajinan khas dari Papua yang terkenal hingga ke manca negara. Masih banyak lagi produk kreatifitas dari suku asli di Papua dan Papua Barat yang menarik untuk disimak.

Bukan hanya dalam hal seni, kemampuan orang Papua dalam berburu, menangkap ikan, dan membangun komunitasnya juga patut menjadi pelajaran bagi kita semua. Hal ini karena kekayaan alam yang berlimpah tidak akan bermanfaat jika tidak dikelola dengan baik.

Nilai kreatifitas dari masyarakat Papua ini haruslah menjadi bahan refleksi untuk kita semua. Apalagi jika Anda ingin memajukan kehidupan Anda dari segi karir.

Semua fasilitas dan fasilitas yang Anda miliki saat ini tidak akan berguna jika Anda tidak tahu bagaimana cara mengelolanya.

Jadi jangan heran, jika mereka yang datang dari area pedesaan atau perguruan tinggi yang tidak ternama bisa sama suksesnya dengan orang-orang yang lahir di keluarga serba berkecukupan, atau mereka yang kuliah di universitas terbaik.

Jika Anda ingin sukses, maka harus bisa kreatif dalam menggunakan dan mengelola semua sumber yang dimiliki.

Bekerja keras

Membantu orang tua bekerja di hutan atau melaut adalah hal biasa bagi anak-anak di Bumi Cendrawasih. Mereka tumbuh menjadi orang yang tangkas dan kuat karena memang dibiasakan untuk bekerja.

Bahkan anak-anak di area kota pun sudah terbiasa membantu pekerjaan rumah atau orang tuanya.

Kebiasaan ini melatih anak-anak untuk memiliki keterampilan sejak kecil. Mereka juga jadi terbiasa bekerja keras untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan.

Kelak, ke manapun mereka merantau, mereka sudah terbiasa untuk bertahan hidup sendiri dan menyelesaikan tanggungjawabnya sendiri.

Mampu bekerja keras bukan hanya soal motivasi, melainkan juga kebiasaan. Jadi, biasakanlah diri untuk kreatif dan melakukan berbagai kegiatan.

Dengan demikian, tubuh dan pikiran Anda terbiasa untuk bekerja.

Bagaimana? Masih banyak nilai-nilai budaya dari Papua yang patut untuk kita renungkan bersama. Baik untuk kebaikan individu, seperti kemajuan karir dan kesuksesan pribadi, maupun kebaikan seluruh komunitas di lingkungan kita.

Simak juga falsafah keuangan yang diambil dari prinsip orang Minang pada artikel kami.

Komentar