5 Tips Sederhana Jitu Untuk Mengembangkan Usaha Anda

5 Tips Sederhana Jitu Untuk Mengembangkan Usaha Anda

Siapa yang tidak ingin usahanya berkembang?

Bagi Anda yang sudah merintis usaha pasti menginginkan usaha Anda berkembang. Setelah jangka waktu tertentu dan usaha Anda stabil, jangan takut untuk memikirkan cara bagaimana mengembangkan usaha.

Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mengembangkan usaha. Semuanya memang butuh waktu dan pasti Anda tantangan, tapi tidak menutup kemungkinan Anda bisa berhasil memperbesar skala usaha Anda.

Kembangkan produk

Mengembangkan produk dengan membuat inovasi dari produk yang sudah ada, maupun membuat produk baru adalah hal mendasar yang bisa dilakukan.

Misalnya, Anda berjualan keripik pisang. Kalau saat Anda memulai usaha ada 4 variasi produk, saat sudah stabil tidak ada salahnya untuk menambah variasi. Atau malah membuat produk baru dengan bahan berbeda.

Hanya saja dalam cara ini ada dua hal yang perlu juga dilakukan.

Harga produk di pasaran

Anda harus tahu harga pasaran produk Anda. Hal ini untuk mencegah penggunaan bahan yang bisa membuat pasaran harga produk Anda jadi terlalu mahal.

Dengan mengetahui berapa harga di pasaran, Anda juga bisa memperkirakan laba yang akan diterima.

Jika Anda memiliki lebih dari satu ide untuk pengembangan produk, buat catatan perkiraan seperti ini.

Ide Produk BaruBiaya PembuatanHarga Di PasaranEstimasi Keuntungan

Peluang pemasarannya

Peluang pemasaran bisa jadi pemasaran di daerah tempat Anda tinggal atau daerah lain. Cari tahu apa selera kebanyakan orang di daerah yang akan menjadi target pemasaran. Serta pikirkan bagaimana memasarkannya.

Pikirkan juga modal yang harus dikeluarkan untuk memulai pemasarannya, seperti biaya promosi.

Masukkan poin-poin ini dalam catatan perencanaan Anda.

  1. Berapa kuantitas produk yang dipasarkan untuk periode awal?
  2. Biaya promosi atau sosialisasi
  3. Biaya operasional atau produksi

Jangan lupa juga untuk melakukan evaluasi beberapa hari sebelum masa promosi berakhir. Hal ini untuk mengetahui apakah produk yang dihasilkan berhasil atau tidak. Jika tidak, strategi apa yang akan Anda lakukan pada sisa masa promosi untuk, setidaknya, memperkecil kerugian.

Menghemat biaya operasional

Mengembangkan usaha memang lebih baik dilakukan saat usaha sudah benar-benar mapan. Namun jika Anda ingin mengembangkan usaha segera, maka yang harus dilakukan adalah berhemat.

Menghemat biaya operasional bisa dilakukan dengan memotong pengeluaran untuk promosi. Selain itu, Anda juga bisa memotong jumlah produksi.

Namun pastikan pengurangan biaya operasional ini tidak berimbas pada kualitas produk. Jangan menggunakan bahan berkualitas rendah hanya karena ingin memotong biaya operasional.

Jika Anda merasa satu-satunya cara dari menghemat adalah menurunkan kualitas produk, maka Anda belum siap untuk mengembangkan usaha.

Kerjasama

Cara ini bisa dibilang yang paling murah. Hal ini karena biaya dan tenaga untuk mengembangkan usaha dilakukan bersama.

Contoh, Anda adalah seorang penata rias pengantin. Untuk mengembangkan usaha, Anda bisa bekerjasama dengan salon atau wedding organizer untuk menjadi salah satu vendornya.

Anda juga bisa mencoba untuk menerima permintaan tata rias selain untuk pernikahan. Kerjasama bisa melalui sekolah, klub-klub kesenian, atau event organizer.

Jika usaha Anda menghasilkan produk, bukan jasa, maka Anda bisa mencari reseller untuk membantu penjualan.

Namun sekali lagi, pastikan kesepakatan mengenai pembagian hasil jelas dan resmi agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Program dari pemerintah

Satu lagi yang tidak kalah penting yaitu program pengembangan usaha dari pemerintah. Pihak kementerian biasanya akan mengumumkan program-programnya lewat media sosial dan website.

Adapun program yang diadakan bisa berupa pelatihan, bazaar, dan pemberian kredit usaha.

Pihak Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia pun memiliki program yang berkaitan dengan pengembangan usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah.

Oleh karenanya, jangan remehkan pemilikan surat izin usaha. Karena hanya usaha-usaha yang memiliki izin resmi yang bisa mengikuti program dari pemerintah.

Investasi

Setelah usaha berkembang dan mulai mapan, jangan lupa berinvestasi. Pilihan investasi bisa beragam, mulai dari emas, reksadana, atau saham.

Hal ini sebagai penjaga dari kelangsungan finansial usaha dan pribadi di masa yang akan datang. Selain itu, dengan investasi, sumber uang Anda jadi lebih beragam.

Kalau perlu, ikuti pelatihan investasi yang sering diadakan oleh pihak Bursa Efek Jakarta (BEJ).

Memang masih ada beberapa cara lainnya untuk mengembangkan usaha, namun tips yang kami sajikan kali ini merupakan yang sederhana dan bisa dimulai bagi pengusaha kecil dan menengah.

Sebagai inspirasi, berikut adalah 20 ide usaha yang bisa dijadikan sebagai usaha sampingan atau bahkan ide untuk usaha pertama Anda.

Komentar