Tips Penting Dalam Membeli Mobil Bekas Untuk Finansial Anda

Tips penting dalam membeli mobil bekasHampir semua orang ingin memiliki mobil untuk alasan kepraktisan, misalnya untuk bepergian dengan keluarga atau untuk transportasi sehari-hari. Namun, tidak semua orang mampu untuk membeli mobil baru yang harganya sangat mahal. Karena itu, beberapa orang memilih untuk membeli mobil bekas demi menghemat pengeluaran. Akan tetapi, membeli mobil bekas juga harus hati-hati. Jika salah memilih, bisa jadi pengeluaran Anda justru semakin besar. Karena itu, berikut ini kami berikan lima tips dalam membeli mobil bekas.

1. Cari mobil bekas yang sudah diasuransikan

Tidak semua mobil diasuransikan oleh pemiliknya. Namun, akan lebih baik bila Anda mencari mobil bekas yang sudah diasuransikan oleh pemilik sebelumnya. Asuransi mobil biasanya berlangsung selama minimal satu tahun dan dapat diperpanjang. Jika Anda berhasil mendapatkan mobil bekas yang sudah diasuransikan, Anda memiliki waktu beberapa bulan untuk mengetes mobil tersebut hingga masa asuransi itu habis dan bisa Anda perpanjang atau tidak. Selain itu, mobil yang diasuransikan biasanya terawat dengan bagus dan kondisi mesinnya pun bagus karena sering dirawat dan diperbaiki oleh perusahaan asuransi.

Jika memang mobil bekas yang Anda inginkan tidak memiliki asuransi, alangkah baiknya apabila Anda membeli asuransi untuk mobil bekas tersebut. Dengan memiliki asuransi, Anda akan terhindar dari biaya besar untuk memperbaiki mobil jika terjadi kerusakan. Untuk mempermudah memilih asuransi mobil termurah, Anda dapat menggunakan simulasi kredit mobil bekas—meskipun asuransi mobil baru dan mobil bekas tidak ada perbedaan.

2. Tunai atau kredit?

Tips penting yang kedua dalam adalah menentukan apakah akan membeli secara tunai atau kredit. Tentu pilihan tersebut harus diputuskan dengan mempertimbangkan kondisi finansial Anda saat ini dan di masa depan. Jika saat ini Anda memiliki cukup tabungan dan penghasilan tetap yang lebih dari cukup serta sedang tidak mencicil atau mengeluarkan uang untuk kebutuhan besar—baik saat ini maupun dalam beberapa tahun ke depan—sebaiknya Anda secara tunai agar tidak merasa ada beban cicilan utang.

Begitu pula sebaliknya. Jika kondisi finansial sedang pas-pasan dan membutuhkan uang untuk pengeluaran lain, pilihan terbaik bagi Anda adalah dengan membeli mobil secara kredit. Untuk memudahkan Anda dalam memilih perusahaan mana yang memberikan kredit mobil dengan bunga terendah, Anda bisa menggunakan simulasi kredit mobil bekas yang tersedia di mana-mana. Anda bisa menggunakan simulasi kredit mobil bekas yang ada di situs resmi setiap bank atau di jasa perbandingan kredit mobil. Dengan menggunakan simulasi kredit mobil bekas, Anda tak perlu repot-repot menelepon atau mendatangi begitu banyak bank untuk mendapatkan kredit mobil.

3. Cek kondisi fisik

Fisik mobil merupakan cerminan dari perawatan mobil tersebut. Untuk mengecek fisik mobil, Anda perlu didampingi oleh orang yang benar-benar mengerti mobil. Beberapa hal yang perlu Anda cek adalah:
– Mobil dengan jarak tempuh yang sudah tinggi umumnya lebih rentan mengalami masalah dibanding mobil dengan jarak tempuh yang rendah. Karena itu, pilihlah mobil dengan jarak tempuh yang relatif masih rendah.
– Cek suara mesin apakah masih normal atau tidak.
– Cek kondisi mesin apakah dalam kondisi terawat atau tidak, dan perhatikan apakah ada pipa yang bocor, belt yang aus, atau oli yang menetes.
– Cek transmisi apakah masih normal saat kecepatan standar 60-80 km/jam, kemudian cek apakah posisi kemudi selalu lurus saat kecepatan berkurang dan posisi jalan menikung.
– Cek tali kipas mobil, jika kondisinya keras berarti sering digunakan untuk perjalanan jauh dan hal ini rawan kerusakan.

4. Pajak tahunan

Ketika membeli mobil bekas, ada biaya-biaya yang harus dikeluarkan selain harga mobil tersebut. Misalnya adalah biaya balik nama dan pajak mobil. Untuk menghemat pengeluaran Anda karena telah mengeluarkan uang dalam jumlah banyak untuk membayar mobil, tundalah proses balik nama surat-surat mobil hingga kondisi finansial Anda membaik. Selain itu, trik lain untuk menghemat pengeluaran adalah dengan membeli mobil bekas yang masih panjang jatuh tempo pajak tahunannya. Syukur-syukur mendapatkan mobil bekas yang masih 11 bulan lagi habis pajaknya. Sebab, pajak tahunan mobil juga lumayan besar, bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung dari harga mobil tersebut.

5. Test drive

Hal terakhir yang harus Anda lakukan ketika membeli mobil bekas agar keuangan Anda tidak bermasalah adalah melakukan test drive. Hal itu untuk berjaga-jaga jika ternyata ada kerusakan yang tersembunyi. Cobalah lakukan test drive di jalan bebas hambatan dalam kecepatan sedang dan tinggi. Dengan demikian, apabila mobil tersebut memang memiliki masalah akan terasa jelas.

Asuransi mobil sangat penting agar tidak mengeluarkan biaya perbaikan mobil yang besar. Karena itu, ketahuilah perbedaan antara asuransi All Risk dengan Total Loss Only

Komentar