Tol Satu Tarif Akan Diterapkan Oleh Jasa Marga Semarang

Tol Satu Tarif Akan Diterapkan Oleh Jasa Marga Semarang

Dalam rangka mengurangi kepadatan arus dan antrian panjang saat masa mudik Lebaran 2018 nanti, PT Jasa Marga Cabang Semarang akan menerapkan rekayasa tol satu tarif. Penerapan tarif ini akan berlaku untuk tiga ruas tol dalam kota Semarang.

Adapun tiga ruas tol dalam kota Semarang yang akan menerapkan satu tarif adalah Jatingaleh-Krapyak (seksi A), Jatingaleh-Srondol (seksi B), dan Jatingaleh-Kaligawe (seksi C). Rencananya, pengguna tol hanya akan membayar gerbang masuk saja. Saat ini gerbang masuk ketiga ruas tol ini baru saja selesai dibangun.

“Nantinya, di tol Semarang seksi A, B, dan C hanya satu kali transaksi, satu tarif saja, hanya di gerbang masuk. Gerbang masuknya baru saja rampung kita bangun”, kata ungkap General Manager Jasa Marga Cabang Semarang Johannes Mancelly.

Adanya rencana rekayasa tol satu tarif ini tidak lepas dari integrase tol trans Jawa. Khususnya jalur-jalur fungsional yang akan digunakan untuk arus mudik, yaitu tol Batang-Semarang dan tol Salatiga-Kartosuro. Serta ruas tol semarang yang nantinya menjadi akses utama menuju jalur selatan yaitu Solo atau Yogyakarta.

Sedangkan untuk tol Semarang-Solo, pengguna jalan dapat melakukan transaksi seperti biasanya. Dimana gerbang tol Banyumanik hanyalah penanda awal masuk, kemudian transaksi dilakukan di gerbang Ungaran dan Salatiga.

Jika ada yang ingin melanjutkan perjalanan melewati ruas Salatiga-Kartosuro, tidak akan ada transaksi karena masih merupakan jalan fungsional.

“Tol Semarang ini nanti jadi tumpuan utama, dari tol Batang-Semarang akan masuk disini, yang mau melanjutkan ke Solo juga melintasnya disini. Makanya harus diupayakan rekayasa agar tidak macet di gerbang tol”, tambah Mancelly kepada CNN Indonesia.

Pihak Jasa Marga masih menunggu keputusan dari Kementerian Pekerjaan dan perumahan Rakyat (PUPR) untuk waktu penetapan tol satu tarif ini.

 

[Source]

Komentar