Jelang Mudik Lebaran 2018, PT Jasamarga Solo Ngawi Inspeksi Penyelesaian Tol

Jelang Mudik Lebaran 2018, PT Jasamarga Solo Ngawi Inspeksi Penyelesaian Tol

PT Jasamarga Solo Ngawi (PT JSN) mengadakan pengecekan untuk ruas tol sepanjang 32 kilometer, yaitu mulai dari Solo hingga Salatiga. Hal ini dilakukan dalam rangka persiapan pengoperasionalan jalan til Solo-Semarang saat mudik Lebaran 2018.

Terlihat mulai dari Gardu Tol Ngemplak, Solo, dimana proses penyelesaian ruas ini sudah mencapai 75%. Sedangkan setelah melewati daerah Kartosuro, Sukoharjo atau mulai masuk daerah Colomandu, ruas jalan tol menjadi satu jalur.

Hal ini dikarenakan ruas jalan masih dalam pengerjaan. Keberadaan alat-alat berat pun masih terlihat di sisi jalan. Termasuk beton-beton pondasi jalan yang belum terpasang seluruhnya.

Satu lagi tantangan pada ruas ini adalah penerangan jalan. Para pemudik juga diharapkan berhati-hati pada jalur Solo-Salatiga, karena banyaknya jalan menurun. Lalu di jalur Salatiga-Solo juga terdapat tanjakan yang cukup curam.

Selain itu, di sisi kiri kanan jalan masih didominasi perbukitan dan belum dipasang pengaman. Keadaan ini menyebabkan jalur Solo-Salatiga rawan banjir dan longsor saat musim hujan. Untuk mencegah kecelakaan, pastikan kondisi kendaraan anda dalam keadaan baik sebelum melewati jalur ini.

Jalur tol Solo-Salatiga sendiri rencananya akan dibuka pada tanggal 8 Juni sampai 17 Juni, dana arah sebaliknya akan dibuka pada tanggal 18-24 Juni. Pembukaan ruas tol ini dimulai dari jam 6 pagi sampai 5 sore Waktu Indonesia Barat (WIB).

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi David Wijayatno juga menjelaskan bahwa walaupun jalur Solo-Salatiga belum selesai, fasilitas untuk para pemudik sudah tersedia di sana.

Pada jalur Colomandu-Ngawi terdapat 6 rest area. Saat mudik pun Anda tidak perlu takut kehabisan bensin karena pengelola tol menyediakan kios Bahan Bakar Minyak (BBM). Beberapa rest area berada di KM 519 (Masaran), kemudian KM 538 (Palbablang), dan KM 575 (Ngawi) sudah dilengkapi tempat sholat, kamar kecil, warung makan, pos kesehatan termasuk disediakan juga kios BBM.

Selain fasilitas rest area dan kios BBM, pengamanan dari pihak Kepolisian juga sudah disiapkan. Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, dan Jasa Raharja sudah menyiapkan pos pengamanan dan derek untuk jalur-jalur rawan kecelakaan.

“Untuk jalur ke Ngawi masih ada 5 overpass yang belum selesai. Masih ada persimpangan sebidang dengan jalan umum. Kedungjarjo ada 2 overpass, Sidolaju, Cengkrik dan Mangunrejo Kidul. Untuk antisipasinya, persimpangan itu dijaga selama 24 jam penuh oleh petugas,” tandasnya.

 

[Source]

 

Sumber image : id.wikipedia.org

Komentar